וַיִּכְתֹּ֣ב אֲלֵיהֶם֩ סֵ֨פֶר ׀ שֵׁנִ֜ית לֵאמֹ֗ר אִם־לִ֨י אַתֶּ֜ם וּלְקֹלִ֣י ׀ אַתֶּ֣ם שֹׁמְעִ֗ים קְחוּ֙ אֶת־רָאשֵׁי֙ אַנְשֵׁ֣י בְנֵֽי־אֲדֹנֵיכֶ֔ם וּבֹ֧אוּ אֵלַ֛י כָּעֵ֥ת מָחָ֖ר יִזְרְעֶ֑אלָה וּבְנֵ֤י הַמֶּ֙לֶךְ֙ שִׁבְעִ֣ים אִ֔ישׁ אֶת־גְּדֹלֵ֥י הָעִ֖יר מְגַדְּלִ֥ים אוֹתָֽם׃
Lalu ia menulis surat kepada mereka untuk kedua kalinya, katanya, “Jika kalian berpihak kepadaku dan mau mendengarkan perkataanku, ambillah kepala orang-orang itu, yaitu anak-anak tuan kalian, lalu datanglah kepadaku di Yizreel besok pada waktu seperti ini. Anak-anak raja itu berjumlah tujuh puluh orang, dan mereka berada bersama para pembesar kota yang membesarkan mereka.”
Rashi
The sons of the king [number] seventy men, and the great men of the city, etc. All this was written in the letter, “And I know their count, seventy men, and they are with the elders of the city who are raising them.2Alternatively, “now the kings sons, etc.” until the end of the verse was not written in the letter. Rather, it is a comment by [Yirmiyahu] the author of the Book of Kings.—Radak